
SUNRISE part 2
SUNRISE part 2
The beuty road
“Matahari sudah memutih
saudaraku.. keindahan mulai
tercipta
Jangan berhenti melangkah
tujuan kita masih menunggu
dengan gagah di sana..
Siapkan diri kita untuk
melangkah bersama
menelusuri jalan yang penuh
ke indahan agar kita mencapai
kepuasan”
Semalaman istirahat rasanya
belum cukup untuk
memulihkan tenaga setelah
melewati tempat sakral nan
mistis mulai goa
ontobego,tampuona sampai
juga saya di makothoromo
Tapi tenaga ini seakan selalu
ada jika melihat ke indahan
maha karya sang esa apalagi
ketika kulihat puncak arjuna
masih terlihat gagah di atas
sana rasanya diri ingin cepat-
cepat menghampirinya…
¤MAKUTHARAMA
Waktu menunjukkan pukul
08.30 wib saya sudah berkemas
dan langsung melanjutkan
perjalanan menuju puncak
arjuna setelah saya melewati
prasasti/petilasan
makutharama saya sempatkan
diri untuk mengisi air di sebuah
gubug di area itu untuk
perbekalan kemudian kembali
saya lanjutkan perjalanan
menuju jalan berundak di jalan
ini sungguh indah membuat
saya berimajnasi berada di
tempat kerajaan kiri kanan
terlihat patung patung kecil
tertata rapi.
Tak sampai 30mnt saya tiba di
sebuah tempat yang di kenal
sebagai ‘PILAr’ di sini terdapat
candi yang sederhana dg latar
belakang tanah bukit di
depanya saya melihat
tumbuhan pinus berjajar rapi
dan jalan yang sudah saya
lewati..
Saya tak ingin berlama-lama
berada di pilar lalu saya
lanjutkan perjalan tapi saya
telah di kejutkan oleh orang
yang menegur saya kemudian
dia pun menghampiri saya dan
ternyata orang tersebut
meminta saya untuk bergabung
dalam teamnya yang mereka
sebut “BLUSUKAN TEAM
ADVENTURE” saya tertawa
dalam hati mendengar nama
team mereka
Tapi suatu kebanggaan ketika
saya di minta bergabung di
team yang beranggotakan 8
orang itu di antaranya berasal
dari beberapa wilayah di jawa
Indra (belitar),kenthi dan
soglosh (kediri),mixer
(surabaya),ronny
(bojonegoro),sibro muchli dan
madd(pasuruan) dan max
avandy (surabaya) Pendakian
team ini di sponsori oleh
perusahan ternama PT.CMWI
jadi mereka punya banyak
perbekalan yang cukup untuk
sampai ke puncak dan saya
berharap agar bisa numpang
makan bersama mereka
(maklum bekal saya nipis)
Setelah berkenalan kami
langsung melakukan
perjalanan bersama dan saya
berada di depan menjadi guide
padahal saya juga pertama kali
melawati jalur ini
….Menit-menit yang
membosankan kiri kanan masih
terlihat semak dan bebatuan
hingga akhirnya saya tiba di
vegetasi hutan pinus yang lebih
lebat dan kiri kanan terlihat
bunga berwarna kuning
seragam dan rata
WAU…WAUW benar-benar
indah di tambah pemandangan
di sebelah kanan terlihat
lembah yang di hiasi kabut
tipis,sungguh panorama yang
indah nan eksotis kami
sempatkan berhenti untuk
saling mengambil photo dari
ponsel masing2, setelah itu
kami melanjutkan perjalanan
setelah kurang lebih dua jam
saya sampai di sebuah prasasti
jawadipa
¤ JAWADIPA
jawadipa adalah prasasti
sederhana berupa kotak
persegi di sini kondisi tanah
cukup datar cocok untuk
mendirikan tenda tapi kami
tidak berhenti di sini
Setelah beristirahat kami
langsung melanjutkan
perjalanan kembali tapi ada
masalah yang terjadi dengan
teman dari team yaitu indra
dia mengalami pendarahan di
daerah
kewanitaanya…wuaaaa!
Ampun dah..
Tapi untunglah mixer yang
sama2 wanita tahu apa yang
harus dia lakukan perjalanan di
tunda sampai indra sedikit
membaik.
Setelah beberapa lama teman
team indra pulih walau seperti
sedikit menahan pedih tapi dia
tetap berkeras melanjutkan
perjalanan.
Saya dan ronny berdua berada
di depan saya suka dg ronny
dia punya banyak wawasan
tentang tumbuhan sambil jalan
kita juga saling bertukar
pikiran dan diam2 saya salut
melihat ronny dia seorang
arsitek di bojonegoro tapi
tinggal di bali
..tak terasa kami sudah satu
jam perjalanan dari jawadipa
dan tiba-tiba kami di buat
kagum oleh pemandangan
yang kami lewati bunga
edelweis (anaphila javanica)
nampak mendominasi tanah di
bawah jajaran pohon pinus ada
juga buah berry dan aroma di
tempat ini semerbak harum
khas edelweis di sebelah kanan
nampak tebing curam dan
ternyata kita berjalan tepat di
atas jurang berketinggian
sekitar 100m
sangat…sangat…indah!
Kulihat teman team madd dan
sibro terpaku kagum dan max
sibuk mengambil gambar
bahkan indrapun seperti lupa
dg sakitnya mmmm perjalanan
yang sangat indah..
Setelah puas istirahat kami
kembali berjalan dan setelah
melewati vegetasi hutan pinus
yang penuh dg ke indahan
kami tiba di tikungan menuju
daerah terbuka dg kemiringan
sekitar 60′ di sinilah nampak
puncak ogal agil begitu jelas.
Kamipun langsung mengarah
ke puncak ogal-agil jalan
kembali menanjak dan kiri
kanan yang terlihat hanya
edelweis dan cantigi atau
manis rejo (vaccinium
varingiaefolium) dan di bawah
tidak tampak dataran tanah
melainkan gumpalan awan
yang rata kami seperti berada
di kayangan
Pukul 16.30wib kami tiba di
puncak ogal agil
Puncak arjuna saya lihat
sangat jelas di depan tapi saya
harus menahan diri karna saya
harus bermalam di lembah
puncak ogal agil
Dengan kondisi lelah kami
mendirikan tenda di tempat
yang sedikit datar yang cukup
di tempati 2 tenda,terpaan
angin sangat besar menderu
bak ombak samudra dan
suasana dingin mulai terasa
menusuk tulang akhirnya kami
memutuskan memasak di
dalam tenda dan tidur agar
esok dapat menikmati sunrise
di puncak arjuna….
“malam tidak dapat
memejamkan mataku karna
hati selalu mengharap
datangnya pagi…
BERSAMBUNG…







